Politik sensasi

Mencermati situasi negeri kita saat ini, nampaknya terlalu penuh dengan sensasi dan terkadang seolah olah sensasinya tidak wajar. Sensasi dalam bidang politik, ham, hukum, sosial, agama, seni dan sebagainya. Terkesan tidak wajar bagi penulis karena sensasinya datang bertubi tubi tanpa menuntaskan sensasi sebelumnya.

Kasus century, kpk-bibit candra, suisno, antasari, gayus, crop circle, susu bayi, cikeusik, temanggun dan yg baru dan cenderung aneh yaitu pencurian mayat bayi.

Beberapa peristiwa yang penulis paparkan diatas memang memiliki nilai berita yang sangat tinggi dan layak menjadi perhatian masyarakat. Dalam minggu ini, yang akan ramai adalah tentang FPI dan pemerintah terkait dengan statement fpi tentang pembubaran ormas. Sudah dapat diprediksi akan terjadi adu statement antara keduanya bahkan pihak yang pro dan kontra.

Semoga sajian sensasi sensasi yang telah kita alami dan yang akan kita alami merupakan peristiwa yang datang secara alami dan wajar sebagai dinamika kehidupan negara kita. Namun penulis sangat menyayangkan bila sensasi yang dialami oleh kita, mulai soal gayus, ahmadiah, crop circle, pencuri mayat bayi, FPI adalah merupakan sebuah sandiwara atau strategi sensasi belaka untuk mempermainkan opini publik, perhatian publik, hati publik, emosi publik demi target politik tertentu, karena negara bukan panggung sandiwara dan pemerintah bukan aktor atau sutradara. Tuntaskanlah masalah bangsa satu persatu dengan cerdas agar kewajaran dan menerima kenyataan menjiwai pemimpin dan masyarakat indonesia, semuanya demi kesejahteraan dan kemakmuran kita.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s