Sampingan

SADARLAH KAWAN

Janganlah kita sebagai warga negara yang resmi arogan terhadap sesama, kalau negara sudah berusaha seadil adilnya, mengapa kita terus terusan ngotot seolah2 ada niat lain dan memaksakan kehendak. Ketahuilah bahwa tidak ada pemerintahan yang bisa adil 100 persen karena mereka hanya manusia sama seperti kita, jika manusia bisa adil 100 persen, maka kekuasaannya sama dg Tuhan dan Tuhan tidak pernah akan mengijinkan manusia sama seperti Dia.

Himbauan himbauan telah di sampaikan para Tokoh kita, seolah olah mereka bukan tokoh lagi karena kita terlalu ngotot memaksakan sesuatu, mari kita cooling down, kawan. Tuhan pasti senang, jika melihat kita menghargai lawan kita dari pada kawan kita, karena dengan demikian lawan bisa menjadi kawan. Manusia memang harus memiliki kebutuhan, keinginan dan kepentingan agar eksis, namun hal tersebut jangan mengabaikan persahabatan kita walaupun kita tak saling kenal.

Jadilah bangsa yang besar dengan menghargai kawan maupun lawan, terutama lawan poliitik dan bukankah dalam politik tidak ada kawan yang abadi? Yang abadi adalah kepentingan.

Marilah kita mewariskan toleransi yang sebenarnya bagi genersi yang akan datang karena saat ini mereka sedang memantau kita.

Marilah kawan, silahkan duduk, dan dudukkan persoalan pada tempatnya solusi pada waktunya.

Sekian, terima kasih

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s