SADARLAH KAWAN

Janganlah kita sebagai warga negara yang resmi arogan terhadap sesama, kalau negara sudah berusaha seadil adilnya, mengapa kita terus terusan ngotot seolah2 ada niat lain dan memaksakan kehendak. Ketahuilah bahwa tidak ada pemerintahan yang bisa adil 100 persen karena mereka hanya manusia sama seperti kita, jika manusia bisa adil 100 persen, maka kekuasaannya sama dg Tuhan dan Tuhan tidak pernah akan mengijinkan manusia sama seperti Dia.

Himbauan himbauan telah di sampaikan para Tokoh kita, seolah olah mereka bukan tokoh lagi karena kita terlalu ngotot memaksakan sesuatu, mari kita cooling down, kawan. Tuhan pasti senang, jika melihat kita menghargai lawan kita dari pada kawan kita, karena dengan demikian lawan bisa menjadi kawan. Manusia memang harus memiliki kebutuhan, keinginan dan kepentingan agar eksis, namun hal tersebut jangan mengabaikan persahabatan kita walaupun kita tak saling kenal.

Jadilah bangsa yang besar dengan menghargai kawan maupun lawan, terutama lawan poliitik dan bukankah dalam politik tidak ada kawan yang abadi? Yang abadi adalah kepentingan.

Marilah kita mewariskan toleransi yang sebenarnya bagi genersi yang akan datang karena saat ini mereka sedang memantau kita.

Marilah kawan, silahkan duduk, dan dudukkan persoalan pada tempatnya solusi pada waktunya.

Sekian, terima kasih

Iklan

DEMI SURGA

Sorga, atau juga surga( bahasa Sanskertasvarga,, ” kayangan”) adalah suatu tempat di alam akhirat yang dipercaya oleh para penganut beberapa agama sebagai tempat berkumpulnya roh-roh manusia yang semasa hidup di dunia berbuat kebajikan sesuai ajaran agamanya (wikipedia indonesia).

Manusia sebagai mahluk ciptaan yang paling mulia dikaruniai akal yg membuatnya lebih unggul dari ciptaan Tuhan yang lain. Dengan akal, manusia bisa memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Kebutuhan manusia ada yang utama ada yang sekunder, keinginan manusia ada yang tercapai ada yang tidak. Adanya keinginan dan kebutuhan merupakan motif utama manusia dalam mengisi hidupnya. Salah satu obsesi manusia yang di idam idamkan sepanjang masa adalah surga. Bagaimanapun keadaan manusia ketika hidup, miskin atau kaya, semua menginginkan surga. Berbagai macam upaya manusia dalam memberikan jaminan pada dirinya agar memperoleh surga dan berbagai macampun tawaran yang datang pada manusia untuk menawarkan surga pada dirinya, dengan demikian manusia dihadapkan pada pilihan. Tawaran tawaran masuk surga yang pada manusia datang dalam berbagai bentuk seperti agama, filsafat, budaya dan berbagai metode lainnya yang semuanya menjanjikan keabadian yang kekal yaitu surga.

Namun disayangkan terkadang manusia ceroboh dalam memilih metode masuk surga dengan cara ekstrim, seperti memilih metode mengorbankan manusia lain bahkan mengorbankan dirinya sendiri. Terlepas dari semuanya, sejauh ini belum ada metode masuk surga yang di pilih oleh manusia yang secara akal menjelaskan disertai bukti bahwa metode yg dipilihnya benar – benar membawa mereka ke surga, dengan demikian tidak ada alasan mentolerir metode jalan kesurga dengan jalan membunuh diri dan membunuh orang lain. Memang benar, kelakuan manusia saat ini diliputi oleh bermacam – macam ketidak benaran, maksiat, judi, korupsi, pembunuhan, perampokan, serakah dan lainnya, tapi itu bukan hanya didominasi oleh manusia sekarang, manusia zaman dahulupun tidak terlepas dari perilaku menyimpang seperti tersebut di atas, lantas mampukah kita sebagai manusia yang tidak sempurna merubah kelakuan manusia yang bejat tersebut dengan kemampuan kita sendiri? Apakah dengan cara kekerasan bunuh diri dapat membunuh dosa dan orang berdosa? Bukankan kita tahu bahwa pencipta selalu punya cara menghukum ciptannya yang bandel dengan caranya sendiri tanpa butuh bantuan dari ciptaan yang lain. Siapakan anda dan adakah rekomendasi pencipta pada kalian sehingga kalian berkenan membunuh diri kalian demi memperbaiki kelakuan manusia? Seandainya kita memiliki kesabaran sedikit saja, maka kita akan menyaksiakan cara pencipta mengelola ciptaannya, baik itu manghukumnya maupun memuliakannya.

Mungkin perlu diingat, ketahuilah bahwa akal manusia tidak mampu memahami cara pencipta mengelola ciptaannya. Sistim hukum yang dibangun oleh manusia saja tidak membenarkan main hakim sendiri apalagi sistim hukum yang didesain oleh Tuhan. Pencipta tentunya sangat murka apa bila ada manusia yang mengklaim dirinya sebagai penegak hukum pencipta dan berani melakukan eksekusi pada ciptaan lain yang dianggap manusia berdosa.

Jadi, jadilah manusia yang tidak mencampuri urusan pencipta dalam hal mengelola bumi dan dunia.

Mohon maaf jika ada yang tidak berkenan, penulis berusaha menulis dengan bahasa yang universal tanpa adanya dedominasi dari agama atau aliran tertentu. Dan penulis dengan senang hati dan mengijinkan jika ada yg menyebarkannya dalam berbagai bahasa, semoga kontribusi kacil ini memiliki manfaat besar bagi perdamaian dunia.

Terima kasih

Khasiat, manfaat dan nilai estetis batu akik menurut warna

Khasiat dan manfaat batu akik menurut warna

1. Batu akik warna bening dan putih

Batu akik warna ini melambangkan ketenangan, harmoni dengan alam dan memberikan getaran yang positif terutama bagi kesehatan.

Jenis batu:biduri bulan, safir putih, berlian.

2. Batu akik warna ungu

Batu akik dengan warna ini melambangkan ketenangan dan mampu mengurai energi negatif seperti emosi yang berdampak negatif. Disamping itu, batu ini juga melambangkan sifat feminisme sehingga sangat cocok apabila digunakan sebagai perhiasan wanita.

Jenis batu:ametis, kecubung, fluorite.

3. Batu akik warna biru tua

Batu akik berwarna biru tua melambangkan kebijaksanaan, kepekaan terhadap situasi dan pembawaan yang bersahaja serta berwibawa.

Jenis batu:lapis lazuli, safir, turmalin, obsidian.

4. Batu akik warna biru muda

Batu akik warna biru muda melambangkan pengaruh dan kekuatan nada bicara. Getaran yang dihasilkan oleh batu ini juga merupakan energi positif murni yang merepresentasikan kebijaksanaan dalam menentukan sebuah keputusan.

Jenis batu:aquamarine, topaz biru, pirus, kwarsa biru, turmalin dan malasit biru

5. Batu akik warna hijau

Batu akik warna hijau melambangkan energi yang tak pernah habis, kedewasaan, kematangan dalam bersikap serta berpikir dan membawa kesejukan.

Jenis batu:batu giok, batu bacan, chalcedony hijau, aventurine, chrysoprase, zamrud, turmalin, malasit hijau, peridot.

6. Batu akik warna kuning atau keemasan

Batu akik warna kuning atau keemasan melambangkan kesadaran, memberikan muatan energi yang positif dan daya tarik.

Jenis batu:safir kuning, agate, citrine, kuning garut.

7. Batu akik warna orange atau merah jingga

Batu akik warna orange atau merah jingga melambangkan kreatifitas, imajinasi, cara berpikir yang lugas dan terkonsep serta visioner.

Jenis batu:safir orange, citrine, orange obsidian, garnet hesonite.

8. Batu akik warna merah jambu

Batu akik berwarna merah jambu melambangkan cinta kasih, kehangatan, optimisme dan kedamaian.

Jenis batu:tourmalin, rubi afrika fanta, kwarsa ros, garnet, koral.

9. Batu akik warna merah

Batu akik warna merah melambangkan kekuatan dan energi yang besar dan hangat.

Jenis batu:mirah, jasper, garnet, ruby dan koral.

10. Batu akik warna coklat

Batu akik warna coklat melambangkan kesederhanaan dan ketenangan dalam berpikir.

Jenis batu:labradorite, berlian banjar, agate, tiger eye, akik, topas coklat.

12. Batu akik warna hitam atau gelap

Batu akik warna hitam atau gelap melambangkan konsistensi, ketekunan, ketabahan, ketenangan sekaligus keteguhan hati yang kuat.

Jenis batu:rhodolite garnet, black opal, pandan hematite, black onyx.

Demikianlah sedikit pembahasan seputarkhasiat dan manfaat serta nilai estetis batu akik menurut warna. Menyukai batu akik tentu adalah hal yang wajar mengingat batu akik merupakan perhiasan yang indah dan cantik. Namun sebagaimana fungsinya, tentu sudah selayaknya batu akik memang ditujukan sebagai aksesoris guna mempercantik diri dan bukan dengan maksud ataupun tujuan lainnya yang justru dapat mengurangi esensi keimanan.

Sumber : http://www.berjibaku.com/2014/12/khasiat-manfaat-nilai-estestis-batu-akik-menurut-warna.html

HANYA JOKOWI DAN PRABOWO

Demokrasi adalah cara moderen dalam menentukan pemimpin, dimana metode yang digunakan adalah dengan cara – cara yang beradab dan beretika dan menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan. Sementara jaman dahulu penentuan pemimpin cenderung menggunakan “hukum rimba”, dimana metode ini bertolak belakang dengan prinsip demokrasi yang diharapkan.

Sangat disayangkan, dalam kenyataannya praktek demokrasi tidak berjalan sesuai yang diharapkan oleh karena situasi dan kondisi yang tidak ideal dalam menerapkan sistim demokrasi tersebut seperti: kemiskinan yg masi banyak, tingkat pendidikan yang masih rendah, moral dan etika yang rendah dan sebagainya.

Bangsa Indonesia telah memilih sistim politiknya yaitu demokrasi pancasila, karena sistim politik yang lain seperti sosialis, komunis, militeristik, monarki, otoriteristik dianggap tidak cocok untuk kondisi indonesia.

Dalam era soeharto, praktek demokrasi di Indonesia seolah – olah ada dan tiada, karena praktek demokrasinya masih banyak kekurangannya ditandainya dengan pengontrolan kegiatan politik yang bersifat sentralistik, sehingga mengakibatkan masyarakat tertekan dan meledaklah peristiwa Mei’98.

Mencapai tahap ideal dalam berdemokrasi tidaklah mudah, negara yang majupun terkadang masih belum mampu meredam gejolak masyarakatnya yang ditimbulkan oleh kegiatan – kegiatan tahapan demokrasi.

Saat ini bangsa indonesia sedang mempersiapkan diri melakukan tahapan kegiatan demokrasi, sebagai puncak dari rangkaian kegiatan demokrasi nasional periode lima tahunan, yaitu pemilihan peresiden.

Pilpres kali ini tergolong istimewah karena ini pertama kalinya pilpres indonesia secara langsung dan hanya terdapat dua calon yaitu Prabowo dan Jokowi.

Kita tentunya bangga, karena ini menunjukkan bahwa praktek demokrasi dinegara kita telah memasuki level tertentu dalam kemampuan berdemokrasi didunia.

Fenomena ini pula berdampak penghematan biaya karena jumlah capresnya tidak banyak dan rangkaian ketegangan politik dimasyarakat tidak panjang oleh karena tidak adanya putaran kedua dan ketiga dalam menjaring memenang.

Yang perlu dicermati dan diwaspadai terhadap kondisi dimana hanya ada dua capres adalah bahwa bangsa indonesia terbagi dalam dua kubu, dimana masing – masing kubu memiliki power yang sangat besar, power yang besar ini akan sangat beresiko bisa dikelola dengan cara – cara yang keliru, namun sangat menguntungkan bagi masa depan indonesia, bila pengelolaan dua kekuatan besar ini dilakuakan dengan benar. Dikatakan beresiko karena, cara berdemokrasi bangsa indonesia dalam berbagai kegiatan pilkada lokal, masih ditandai dengan gejolak massa pendukung dan penentang yang membahayakan kerukunan dan perdamaian suatu wilayah. Himbauan kandidat, pimpinan daerah, alim ulama tidak dihiraukan sehingga mengakibatkan kerugian moril maupun materil yang tidak sedikit.

Hal – hal seperti diatas ini terjadi disebabkan oleh berbagai macam faktor, diantaranya: tingkat pendidikan masih rendah, kemiskinan, sifat egois, kesadaran toleransi yang masih rendah, kemerosotan moral dan tidak mengindahkan ajaran agama masing – masing dan sebagainya. Perlu penulis tekankan bahwa dua kubu ini sangat rentan terhadap hasutan, sebab masing – masing merasa kuat dan memang kuat!.

Lalu, apa solusinya? Bagaimana cara mengelolanya? Siapa yang berperan untuk mengelola situasi dan kondisi seperti ini?

Dalam menentukan mitigasi, tindakan prefentiv dan solusi dalam bidang sosial politik tidaklah mudah, karena bidang sosial politik setiap detik berubah, berbeda dengan bidang eksakta yang ada periode atau jeda dalam perubahannya. Seorang ahli sosiologi dan ahli politikpun terkadang tidak sanggup mencari solusi suatu gejolak sosial akibat politik yang salah kelola.

Bangsa indonesia jangan putus asa, semua masalah ada solusinya, pilar – pilar masyarakat dan pilar negara harus bersatu padu dalam menjaga dan mengelola sikap saling menghargai dan toleransi antara sesama kubu dalam pilpres indonesia 2014 ini. Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemerintahan, tokoh negara adalah harapan bangsa indonesia dalam menjaga kerukunan selama kampanya maupun pasca pilpres nanti. Pertarungan besar ini membutuhkan wasit yang besar pula.

Jadi, hendaklah para tokoh formal maupun tokoh informal sudi menjadi wasit yang hebat! Demi keutuhan dan keabadian Negara Indonesia dan Bangsa indonesia. Salam!

Johntaufan,
2 Juni 2014
salam Indonesia

Tugas team SITAC – TOWER BTS

SITAC – TOWER BTS

Monday, August 5, 2013

Syarat Tim SITAC

Syarat menjadi seorang SITAC khususnya untuk Pembangunan Tower BTS atau Monopole adalah :

1.Usia diatas 28 tahun dan mampu mengendalikan diri, siap bersosialisasi dan berinteraksi di masyarakat.

2.Kemampuan Bernegosiasi dan memahami psikologi individu maupun suatu klompok masyarakat.

3.Memahami dokumen administrasi kependudukan untuk perorangan

4.Memahami dokumen administrasi kepemilikan tanah

5.Memahami jalur pengesahan dokumen administrasi kependudukan untuk perorangan dan kepemilikan tanah

6.Memahami syarat dasar pembuatan IMB

7.Mampu membuat dokumen surat menyurat berkaitan dengan perijinan dan permohonan

8.Mampu melakukan dokumentasi dengan pencitraan

9.Mampu membuat dokumen pelaporan

10.Mampu membuat dokumen perjanjian dan dokumen pendukung lainnya.

Posted byplayerat 7:46 AM 1 comment:

Thursday, July 25, 2013

POLE Telekomunikasi di Kota Bekasi Di Bongkar

Pembangunan pole telekomunikasi di Kelurahan Duren Jaya – Bekasi berujung pembongkaran.

Pembongkaran terjadi karena desakan dari berbagai LSM dan Ormas dengan dasar.

1. Pole dibangun di trotoar,

2. Rangka box pole menjorok ke arah badan jalan

3. Team SITAC dan CME tidak membangun “komunikasi” dengan LSM dan Ormas

Sekalipun ijin dari pemda telah diterbitkan, pembatalan dapat terjadi atas desakan masyarakat, LSM maupun Ormas.

Posted byplayerat 1:10 AM No comments:

PERMASALAHAN PADA SAAT SITAC

MASALAH IJIN WARGA

1. Seluruh warga di dalam radius TIDAK MAU ADA TOWER BTS

*.Terjadi karena metode sosialisasi dan materi sosialisasi pada saat pelaksanaan SITAC mengalami kesalahan baik didalam melakukan pendekatan, materi yang disampaikan, lemahnya negosiasi dan metode pendekatan

*.Provokasi dari kandidat lainnya yang harus dibatalkan atau dari pihak yang pernah/merasa TIDAK DIUNTUNGKAN.

*.Team SITAC terlalu menekan biaya Ijin Warga2. Salah satu warga memiliki aset tetap di dalam radius tetapi sulit untuk di hubungi

3. Salah satu warga didalam radius keberatan dan tidak bersedia menandatangani dokumen perijinan

4. Salah satu warga didalam radius TAKUT dengan keberadaan tower BTS

5. Salah satu warga didalam radius TIDAK PEDULI/MASA BODO

6. Salah satu warga didalam radius status KONTRAK dan Keberatan

MASALAH DOKUMEN KEPEMILIKAN LAHAN

1. Dokumen bukti kepemilikan tanah TIDAK ADA SAMA SEKALI

2. Dokumen bukti kepemilikan tanah tidak dapat dipertanggungjawabkan

3. Batas tanah kepemilikan tidak jelas

4. Tanah bukan milik perorangan

5. Pemilik Tanah adalah keluarga besar berdasarkan adat/silsilah

6. Surat Tanah SHGU Lahan

7. Dokumen KTP / KK dan lainnya tidak ada

Posted byplayerat 1:04 AM No comments:

Tuesday, May 14, 2013

HARGA SEWA DAN HARGA JUAL

Harga Sewa / Harga Beli ditetapkan dengan dasar sebagai berikut :

1. Sebagai pengganti hasil kelola tanah / keuntungan pengelolaan tanah yang dimiliki oleh Pemilik Tanah

2. Sebagai pembayaran sewa tanah pengganti untuk dikelola oleh Pemilik Tanah

3. Sebagai kompensasi gangguan aktifitas keberadaan bangunan BTS di atas tanah Pemilik

4. Sebagai pembayaran sewa / harga beli tanah itu sendiri

Dengan demikian harga sewa pada akhirnya akan diatas harga jual pasar untuk permeternya.

Posted byplayerat 9:33 PM 1 comment:

Sunday, March 18, 2012

SITE – HUNTING

Pada tahapan site hunting, lahan yang akan diakuisisi dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu RT dan GF. Lahan yang akan diakuisisi juga harus memenuhi kriteria sebagai berikut :

1.Leaseable, mosi beli kembali sesuai NB atau perjanjian

2.Buildable,Memungkinkan kita untuk dapat membangun BTS di site tersebut.

3.Accessablekemudahan dijangkau dan memudahkan dalam membawa material untuk pembangunan BTS dan proses maintenance di kemudian hari.

4.Permittableizin dari masyarakat sekitar dan pihak birokrasi yang terkait.

Berkaitan dengan hal tersebut, ada pembagian kriteria lahan, yaitu :

a.GSJ – Garis Sepanjang Jalan

b.GSB – Garis Sepanjang Bangunan

c.GSS – Garis Sepanjang Sungai

d.GSL – Garis Sepanjang Laut

5.Priceablekesesuaian dengan budget yang dianggarkan oleh perusahaan. Jika harga sewa lahan tidak sesuai dengan budget maka harus dicari site lain yang harga sewanya sesuai dengan budget perusahaan.

6.Power PLN ter jangkau oleh saluran transmisi PLN. Hal ini penting karena terkait dengan pengoperasian BTS yang membutuhkan daya kontinu dari PLN. Dalam pemilihan site, harus dilihat apakah sudah ada saluran transmisi PLN atau belum. Jika belum, harus dipertimbangkan apakah budget yang dikeluarkan untuk membangun saluran transmisi PLN lebih besar jika dibandingkan dengan memilih site lain yang lebih dekat dengan saluran transmisi PLN.

7.Legalitas lahan yang akan diakuisisi harus jelas kepemilikan tanahnya. Sertifikat dan surat-surat penting lainnya harus ada agar di kemudian hari tidak muncul permasalahan seputar legalitas lahan yang akan ditempati.

2.Technical Site Survey

Proses ini dihadiri oleh team RNP, TNP, Sitac, dan CME. Pada tahapan ini, akan dilakukan survey di tempat yang akan dibangun BTS. Setelah survey dilakukan, team yang bertanggung jawab harus membuatTechnical Site Survey Reportyang dibagikan kepada empat team di atas (team RNP, TNP, Sitac, dan CME) dan kemudian akan dievaluasi untuk penentuan rangking kandidat site BTS.

3.BAN with Landlord

Pada proses ini dibuat berita acara negoisasi dengan pihak pemilik tanah yang akan diakuisisi. Dalam proses ini nanti akan dihasilkan beberapa hal penting, yaitu:

1.BAK draft with Landlord

Membuat draft berita acara kesepakatan dengan pihak pemilik tanah yang sah

2.Collect legal document

Mengumpulkan dan memverifikasi dokumen-dokumen terkait dengan legalitas tanah.

3.SAAF Process

Tahapan selanjutnya adalah izin warga. Team akan meminta ijin kepada pihak-pihak terkait sehubungan dengan pembangunan BTS. Pihak-pihak yang akan dimintai ijin antara lain adalah sebagai berikut.

a.Warga dalam radius

b.Ketua RT

c.Ketua RW

d.Tokoh masyarakat

e.Lurah atau kepala desa

f.Camat

4.Berita Acara Kesepakatan

Jika izin dari warga sudah didapatkan dan dokumen tanah sudah lengkap maka team akan membuat berita acara kesepakatan yang ditanda tangani oleh tiga pihak yaitu pemilik tanah, NSN dan HCPT

5.Soil Test/ Hammer Test dan Ijin Prinsip

Tahapan selanjutnya adalah pengajuan izin mendirikan bangunan ke dinas terkait. Bersamaan dengan proses tersebut, team akan melakukan pengujian terhadap lahan yang akan dibangun BTS. Pengujian meliputisoil testuntuk GF danhammer testuntuk RT.

6.IMB

Jika izin untuk mendirikan bangunan telah keluar maka team akan melakukan pembayaran kepada pihak pemilik tanah dan pekerjaan team Sitac selesai sampai di sini. Untuk pengerjaan pembangunan BTS akan ditangani oleh team CME.

Posted byplayerat 10:23 PM 4 comments:

SITAC – BTS

PekerjaanSITE ACQUISITION (SITAC)/ ambil alih adalah kegiatan menetapkan lahan yang akan di akuisisi atau di bebaskan dan pengurusan administrasi yang berkaitan dengan kepentingan untuk mendirkan tower BTS.

Gambaran umum pekerjaan SITAC adalah

1.Melakukan survey lokasi pendirian tower BTS.

2.Melakukan akuisisi/ pembebasan lahan yang akan didirikan tower BTS.

3.Mencari kandidat baru untuk menggantikan lahan yang akan di relokasi hingga lahan tersebut mendapat status NTP (Notice to Proceed).

4.Membuat Berita Acara penawaran sewa lahan dengan pemilik lahan (landlord).

5.Melakukan pengurusan izin warga, surat keterangan bebas sengketa, surat persetujuan akses jalan dan surat lain yang mendukung pelaksanaan kontrak sewa lahan untuk mendirikan tower BTS.

6.Melakukan pengurusan IMB untuk tower BTS yang akan didirikan kepada Dinas Tata Kota setempat, serta melakukan pengurusan Rekomendasi Ketinggian Tower pada Kantor Administrator Bandara.

7.Mengurus uang kompensasi warga tempat akan didirikannya menara tower.

8.Memastikan bahwa akuisisi lahan telah berjalan hingga kemudian lahan tersebut mendapat status RFC (Ready for Construction).

Sumber: http://sitac-site.blogspot.com/

Mandiri tetap Ngotot Verifikasi Tanda Tangan dalam Transaksi

Bank Mandiri
Mandiri tetap Ngotot Verifikasi Tanda Tangan dalam Transaksi
Kamis, 8 Oktober 2009 | 23:13 WIB
Nampaknya keadilan yang saya harapkan dari Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia ini, sangat sulit saya dapatkan. Pihak Bank Mandiri Card Jakarta (John Taufan – Investigasi) kemarin telah menghubungi saya atas keluhan saya yang dimuat di Kompas.comtanggal 6 Oktober 2009.
Lalu dengan judul “Verifikasi Tanda Tangan Tidak diperlukan dalam transaksi” pukul 23:22 PM Inti hasil pembicaran panjang lembar dengan Pak John Taufan adalah sbb :
• 8 Transaksi yang telah terjadi sejak Juni 2009 (tertagih bulan Juli 2009) dengan nilai total sekitar Rp 2,4 juta tetap menjadi tanggung jawab saya. Karena setelah dilakukan investigasi oleh pihak bank Mandiri EDC merchant membaca kartu kredit Master Mandiri saya asli. Walaupun nampak jelas tanda tangan di sales draft bukan tanda tangan saya, yang bisa dibuktikan dari aplikasi credit card awal, KTP, maupun sales draft lainnya yang tidak sengketa. Namun Bank Mandiri setahu saya tidak melakukan cross check sebagaimana yang saya sebutkan tadi.
• Apa gunanya saya tanda tangan di Aplikasi kartu kredit diawal pengajuan dan menyertakan fotocopy Identitas, serta adanya tulisan dibalik kartu kredit Mandiri “Authorized Signature – Not Valid Unless Signed” dan kolom tanda tangan ? Jika semua itu tidak menjadi salah satu pertimbangan penting sah nya suatu transaksi credit card, lalu buat apa ya? Percuma juga saya tanda tangan di aplikasi pengajuan awalnya, jika nantinya tidakdiperlukan dalam verifikasi tanda tangan.
• Pihak Mandiri bertanya apakah saya pernah menanyakan masalah ini ke masing-masing merchant/toko tersebut. Jelas saya merasa ini bukan tugas saya untuk melakukan investigasi sendiri ke merchant/toko, lagian belum tentu mereka ingat ciri-ciri orang yang melakukan transaksi 2 kali yang terjadi di bulan Juni lalu. Bank Mandiri seharusnya lebih berkepentingan untuk menjaga keamanan transaksi dan melakukan verifikasi dengan baik. Karena saya juga sudah membayar iuran kartu kredit selalu tepat waktu (tidak gratis).
• Saya sampaikan bahwa setahu saya sebagaimana saya juga orang yang sudah berkecimpung di dunia perbankan cukup lama, bahwa pihak bank penerbit kartu dapat melakukan pendebetan kembali sebesar nilai transaksi ke pihak merchant/toko apabila terbukti tanda tangan di sales draft tidak sama dengan aplikasi awal credit card atau sesuai authorized signer dari pemilik kartu. Kalau memang verifikasi tidak penting, ya lain kali credit card mandiri tidak perlumenyediakan kolom tanda tangan dibalik kartunya. Karena saya yakin sesuatu dibuat itu pasti ada tujuannya, bukan mubasir saja.
Bagaimana dengan bank Mandiri ? Kekecewaan saya yang mendalam adalah Bank Mandiri bersikeras bhw Bank Mandiri tidak melakukan verifikasi tanda tangan atas 8 sales draft tersebut, dimana dari 8 transaksisales draft tersebut terdapat 2 type tanda tangan berbeda, dan semuanya bukan / tdk mirip sama sekali dengan tanda tangan saya. Bank Mandiri tetap berpegang pada mesin EDC yang membaca 6 transaksi saya melalui Chips dan 2 transaksi dilakukan dengan swap, semuanya dari no kartu kredit asli saya.
Harapan saya :
• Jika Bank Mandiri Card Center terus berpegang bhw kartu jenis chips tidak mungkin bisa digandakan, maka sudahsaatnya bank Mandiri segera bangun dan melakukan investigasi sekarang, Kartu kredit chips bukan jaminan aman100 persen dari penggandaan.. Pentagon USA saja pernah kebobolan juga koq, masak kartu chips Mandiri tdk mungkin dibobol oleh oknum Internal atau external? Marilah Bank Mandiri ini mau selalu belajar atas kejahatan yang menggunakan teknologi maju saat ini juga terus berkembang seiring dengan modernisasi. DNA manusia saja bisa dicloning, masak susah cloning credit card Chips Mandiri?
• Walaupun keseluruhan 8 transaksi tersebut sudah saya bayarkan dengan terpaksa demi menjaga nama baik saya di Bank Indonesia pada tanggal 17 September 2009 lalu sebesar Rp 2,8juta (termasuk bunga/denda dan copy sales draft). Saya tetap Bank Mandiri mengkreditkan kembali seluruh biaya tersebut.
• Mohon Bapak-bapak petinggi Bank Mandiri Card Center lebih memperhatikan keluhan saya ini dengan bijaksana bukan memberikan “kartu mati” bagi nasabah kecilnya bhw ini semua sudah final. Sekiranya ada bantuan dari pihak lain untuk mediasi masalah yang telah bergulir sejak Juli 2009 ini akan sangat saya hargai. Terima kasih.
Teddy Prajitno
Basuki Rachmad 87
Bank Mandiri
Mandiri tetap Ngotot Verifikasi Tanda Tangan dalam Transaksi
Jumat, 16 Oktober 2009 | 11:02 WIB
Menanggapi pengaduan dari Bapak Teddy Prajitno di Kompas.Comtanggal 6 dan 8 Oktober 2009 mengenai keberatan atas hasil investigasi sanggahan 8 (delapan) transaksi di Mandiri Kartu Kredit Bapak Teddy Prajitno, dengan ini kami sampaikan tanggapan dengan penjelasan sebagai berikut :
1. Berdasarkan investigasi ulang yang kami lakukan melalui unit Fraud Control, 8 (delapan) transaksi yang Bapak Teddy Prajitno keluhkan adalah benar merupakan transaksi Bapak Teddy Prajitno karena ke 8 (delapan) transaksi tersebut dilakukan dengan menggunakan Mandiri kartu kredit asli(nama Bapak Teddy Prajitno tertera pada bukti transaksi).
2. Sesuai pernyataan dari Bapak Teddy Prajitno bahwa Mandiri kartu kredit tersebut senantiasa berada pada penguasaan Bapak Teddy Prajitno, sehingga setiap transaksi yang terjadi pada Mandiri kartu kredit tersebut adalah merupakan tanggung jawab Bapak Teddy Prajitno. Kami akan tetap membebankan tagihan tersebut ke Mandiri kartu kredit Bapak Teddy Prajitno beserta biaya administrasi sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Kami telah menyampaikan kembali penjelasan atas permasalahan dimaksud baik secara lisan maupun tertulis kepada Bapak Teddy Prajitno.
Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian Bapak. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sukoriyanto Saputro Corporate Secretary
linda putri mada
plaza mandiri, lt 3, jl. gatot subroto kav 36-38

sumber: http://kompas.co.id/tanggapan/read/10573

DI vs DS soal TUCUXI

Dahlan Iskan vs Danet Suryatama perlu dituntaskan demi ilmu pengetahuan dan demi pencerahan terhadap bagaimana negara memperlakukan sebuah karya setiap putra putri di indonesia, baik dari segi hukum maupun kesempatan dan publikasinya.

Tragedi Tucuxi, janganlan membuat bangsa indonesia pesimis terhadap perkembangan mobil listrik indonesia. Demikian juga kami selaku penulis merasa terusik atas polemik ini, bukan karena masalah lalulintasnya atau kerugian materilnya, akan tetapi penulis sangat tertarik tentang bagaimana seharusnya sikap negara maupun rakyat indonesia terhadap pencipta dan ciptaannya.

Sebagaimana diketahui, bahwa Dahlan Iskan telah menyelenggarakan jumpa pers sehubungan dengan kecelakaan yang dialami ketika mengendarai mobil tucuxi. Diketahui juga bahwa kecelakaan tersebut dialami ketika mengendarai tucuxi dalam rangka uji coba dan jumpa pers tersebut dilakukan oleh DI dalam kapasitas beliau sebagai pengemudi yang atas kerelaan sendiri, karena merasa telah memiliki mobil tucuxi melalui kesediaan beliau sebagai penyandang dana dalam pembuatan mobil listrik tucuxi ini.

Dana bukanlah segala galanya dalam menghasilkan suatu karya. Namun demikian dana juga diperlukan sebagai salah satu komponen penunjang dalam perwujudan suatu karya. Walaupun dana bukan berasal dari pencipta suatu karya, status sebagai pencipta atau penemu tidak bisa dihilangkan hanya karena masalah sumber pembiayaan ini.

Kita tidak tahu apa alasan DI tidak memperkenalkan pencipta tucuxi ini kepada masyarakat, bahkan kolaborasi antara mereka, DI dan DS bukan merupakan hal yang penting ketika tucuxi ini dipublikasikan.

Seharusnya, demi ilmu pengetahuan dan etika, ketika menggelar jumpa pers terkait kecelakaan tucuxi, DI sebaiknya mengikut sertakan DS sebagai pencipta tucuxi ini, karena secara teknis, penciptalah yang tahu persis tentang apa yang dia ciptakan. Dan penjelasan secara teknis oleh pencipta tucuxi merupakan kontribusi yang sangat positif terhadap perkembangan teknologi indonesia bahkan ilmu pengetahuan. Klaim kepemilikan karena telah membiayai pembuatan tucuxi oleh DS bukanlah sikap yang sportif dan positif karena rangkaian proses penciptaan belum selesai karena belum menyelesaikan tahapan teknis yaitu uji coba maupu tahapan administrasi atau hukum seperti perijinan, hak paten dan sebagainya.

Penulis berharap, demi ilmu pengetahuan, kolaborasi DI dan SD harus berlanjut, hilangkan sikap menonjolkan diri sendiri, mau menang sendiri dan sikap saling menklaim, karena kisah tucuxi telah tercatat dalam sejarah ilmu pengetahuan indonesia dan generasi sekarang dan akan datang tentunya berharap kisah tucuxi tidak berhenti oleh karena masalah non teknis.

Salam ilmiah,
penulis

referensi:
http://m.detik.com/oto/read/2013/01/13/010101/2140560/1207/

http://m.news.viva.co.id/news/read/381710-yang-buat-dahlan-iskan-selamat-dari-tabrakan-maut-tucuxi

http://www.metrotvnews.com/mobile-site/read/newsvideo/2013/01/08/168342/Ini-Penjelasan-Dahlan-Soal-Kecelakaan-Tucuxi#.UOvdJ1hcPQI.twitter