Tugas team SITAC – TOWER BTS

SITAC – TOWER BTS

Monday, August 5, 2013

Syarat Tim SITAC

Syarat menjadi seorang SITAC khususnya untuk Pembangunan Tower BTS atau Monopole adalah :

1.Usia diatas 28 tahun dan mampu mengendalikan diri, siap bersosialisasi dan berinteraksi di masyarakat.

2.Kemampuan Bernegosiasi dan memahami psikologi individu maupun suatu klompok masyarakat.

3.Memahami dokumen administrasi kependudukan untuk perorangan

4.Memahami dokumen administrasi kepemilikan tanah

5.Memahami jalur pengesahan dokumen administrasi kependudukan untuk perorangan dan kepemilikan tanah

6.Memahami syarat dasar pembuatan IMB

7.Mampu membuat dokumen surat menyurat berkaitan dengan perijinan dan permohonan

8.Mampu melakukan dokumentasi dengan pencitraan

9.Mampu membuat dokumen pelaporan

10.Mampu membuat dokumen perjanjian dan dokumen pendukung lainnya.

Posted byplayerat 7:46 AM 1 comment:

Thursday, July 25, 2013

POLE Telekomunikasi di Kota Bekasi Di Bongkar

Pembangunan pole telekomunikasi di Kelurahan Duren Jaya – Bekasi berujung pembongkaran.

Pembongkaran terjadi karena desakan dari berbagai LSM dan Ormas dengan dasar.

1. Pole dibangun di trotoar,

2. Rangka box pole menjorok ke arah badan jalan

3. Team SITAC dan CME tidak membangun “komunikasi” dengan LSM dan Ormas

Sekalipun ijin dari pemda telah diterbitkan, pembatalan dapat terjadi atas desakan masyarakat, LSM maupun Ormas.

Posted byplayerat 1:10 AM No comments:

PERMASALAHAN PADA SAAT SITAC

MASALAH IJIN WARGA

1. Seluruh warga di dalam radius TIDAK MAU ADA TOWER BTS

*.Terjadi karena metode sosialisasi dan materi sosialisasi pada saat pelaksanaan SITAC mengalami kesalahan baik didalam melakukan pendekatan, materi yang disampaikan, lemahnya negosiasi dan metode pendekatan

*.Provokasi dari kandidat lainnya yang harus dibatalkan atau dari pihak yang pernah/merasa TIDAK DIUNTUNGKAN.

*.Team SITAC terlalu menekan biaya Ijin Warga2. Salah satu warga memiliki aset tetap di dalam radius tetapi sulit untuk di hubungi

3. Salah satu warga didalam radius keberatan dan tidak bersedia menandatangani dokumen perijinan

4. Salah satu warga didalam radius TAKUT dengan keberadaan tower BTS

5. Salah satu warga didalam radius TIDAK PEDULI/MASA BODO

6. Salah satu warga didalam radius status KONTRAK dan Keberatan

MASALAH DOKUMEN KEPEMILIKAN LAHAN

1. Dokumen bukti kepemilikan tanah TIDAK ADA SAMA SEKALI

2. Dokumen bukti kepemilikan tanah tidak dapat dipertanggungjawabkan

3. Batas tanah kepemilikan tidak jelas

4. Tanah bukan milik perorangan

5. Pemilik Tanah adalah keluarga besar berdasarkan adat/silsilah

6. Surat Tanah SHGU Lahan

7. Dokumen KTP / KK dan lainnya tidak ada

Posted byplayerat 1:04 AM No comments:

Tuesday, May 14, 2013

HARGA SEWA DAN HARGA JUAL

Harga Sewa / Harga Beli ditetapkan dengan dasar sebagai berikut :

1. Sebagai pengganti hasil kelola tanah / keuntungan pengelolaan tanah yang dimiliki oleh Pemilik Tanah

2. Sebagai pembayaran sewa tanah pengganti untuk dikelola oleh Pemilik Tanah

3. Sebagai kompensasi gangguan aktifitas keberadaan bangunan BTS di atas tanah Pemilik

4. Sebagai pembayaran sewa / harga beli tanah itu sendiri

Dengan demikian harga sewa pada akhirnya akan diatas harga jual pasar untuk permeternya.

Posted byplayerat 9:33 PM 1 comment:

Sunday, March 18, 2012

SITE – HUNTING

Pada tahapan site hunting, lahan yang akan diakuisisi dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu RT dan GF. Lahan yang akan diakuisisi juga harus memenuhi kriteria sebagai berikut :

1.Leaseable, mosi beli kembali sesuai NB atau perjanjian

2.Buildable,Memungkinkan kita untuk dapat membangun BTS di site tersebut.

3.Accessablekemudahan dijangkau dan memudahkan dalam membawa material untuk pembangunan BTS dan proses maintenance di kemudian hari.

4.Permittableizin dari masyarakat sekitar dan pihak birokrasi yang terkait.

Berkaitan dengan hal tersebut, ada pembagian kriteria lahan, yaitu :

a.GSJ – Garis Sepanjang Jalan

b.GSB – Garis Sepanjang Bangunan

c.GSS – Garis Sepanjang Sungai

d.GSL – Garis Sepanjang Laut

5.Priceablekesesuaian dengan budget yang dianggarkan oleh perusahaan. Jika harga sewa lahan tidak sesuai dengan budget maka harus dicari site lain yang harga sewanya sesuai dengan budget perusahaan.

6.Power PLN ter jangkau oleh saluran transmisi PLN. Hal ini penting karena terkait dengan pengoperasian BTS yang membutuhkan daya kontinu dari PLN. Dalam pemilihan site, harus dilihat apakah sudah ada saluran transmisi PLN atau belum. Jika belum, harus dipertimbangkan apakah budget yang dikeluarkan untuk membangun saluran transmisi PLN lebih besar jika dibandingkan dengan memilih site lain yang lebih dekat dengan saluran transmisi PLN.

7.Legalitas lahan yang akan diakuisisi harus jelas kepemilikan tanahnya. Sertifikat dan surat-surat penting lainnya harus ada agar di kemudian hari tidak muncul permasalahan seputar legalitas lahan yang akan ditempati.

2.Technical Site Survey

Proses ini dihadiri oleh team RNP, TNP, Sitac, dan CME. Pada tahapan ini, akan dilakukan survey di tempat yang akan dibangun BTS. Setelah survey dilakukan, team yang bertanggung jawab harus membuatTechnical Site Survey Reportyang dibagikan kepada empat team di atas (team RNP, TNP, Sitac, dan CME) dan kemudian akan dievaluasi untuk penentuan rangking kandidat site BTS.

3.BAN with Landlord

Pada proses ini dibuat berita acara negoisasi dengan pihak pemilik tanah yang akan diakuisisi. Dalam proses ini nanti akan dihasilkan beberapa hal penting, yaitu:

1.BAK draft with Landlord

Membuat draft berita acara kesepakatan dengan pihak pemilik tanah yang sah

2.Collect legal document

Mengumpulkan dan memverifikasi dokumen-dokumen terkait dengan legalitas tanah.

3.SAAF Process

Tahapan selanjutnya adalah izin warga. Team akan meminta ijin kepada pihak-pihak terkait sehubungan dengan pembangunan BTS. Pihak-pihak yang akan dimintai ijin antara lain adalah sebagai berikut.

a.Warga dalam radius

b.Ketua RT

c.Ketua RW

d.Tokoh masyarakat

e.Lurah atau kepala desa

f.Camat

4.Berita Acara Kesepakatan

Jika izin dari warga sudah didapatkan dan dokumen tanah sudah lengkap maka team akan membuat berita acara kesepakatan yang ditanda tangani oleh tiga pihak yaitu pemilik tanah, NSN dan HCPT

5.Soil Test/ Hammer Test dan Ijin Prinsip

Tahapan selanjutnya adalah pengajuan izin mendirikan bangunan ke dinas terkait. Bersamaan dengan proses tersebut, team akan melakukan pengujian terhadap lahan yang akan dibangun BTS. Pengujian meliputisoil testuntuk GF danhammer testuntuk RT.

6.IMB

Jika izin untuk mendirikan bangunan telah keluar maka team akan melakukan pembayaran kepada pihak pemilik tanah dan pekerjaan team Sitac selesai sampai di sini. Untuk pengerjaan pembangunan BTS akan ditangani oleh team CME.

Posted byplayerat 10:23 PM 4 comments:

SITAC – BTS

PekerjaanSITE ACQUISITION (SITAC)/ ambil alih adalah kegiatan menetapkan lahan yang akan di akuisisi atau di bebaskan dan pengurusan administrasi yang berkaitan dengan kepentingan untuk mendirkan tower BTS.

Gambaran umum pekerjaan SITAC adalah

1.Melakukan survey lokasi pendirian tower BTS.

2.Melakukan akuisisi/ pembebasan lahan yang akan didirikan tower BTS.

3.Mencari kandidat baru untuk menggantikan lahan yang akan di relokasi hingga lahan tersebut mendapat status NTP (Notice to Proceed).

4.Membuat Berita Acara penawaran sewa lahan dengan pemilik lahan (landlord).

5.Melakukan pengurusan izin warga, surat keterangan bebas sengketa, surat persetujuan akses jalan dan surat lain yang mendukung pelaksanaan kontrak sewa lahan untuk mendirikan tower BTS.

6.Melakukan pengurusan IMB untuk tower BTS yang akan didirikan kepada Dinas Tata Kota setempat, serta melakukan pengurusan Rekomendasi Ketinggian Tower pada Kantor Administrator Bandara.

7.Mengurus uang kompensasi warga tempat akan didirikannya menara tower.

8.Memastikan bahwa akuisisi lahan telah berjalan hingga kemudian lahan tersebut mendapat status RFC (Ready for Construction).

Sumber: http://sitac-site.blogspot.com/

Iklan

SEJARAH INJIL MASUK TORAJA

Baptisan pertama di Makale
Baptisan pertama yang dilakukan di Toraja
dilaksanakan oleh Pendeta bantu Jonathan Kelling
(1861-1922) yang bertugas di Bonthain datang ke
Makale membaptis 20 pemuda pada tanggal 16
Maret 1913 di Ma’kale yaitu W. Batjo, Jan
Buto’ (Ma’kale), P. Karoma’ (Gandangbatu),
Oktavianus Karre’ (Tangti, Mengkendek), P. Karre
Mangontan (Tokesan), Johannes Lamba’ (Awa’), E.
Lebu’ (Gandangbatu), Pil Onggo (Pa’buaran),
Alexander Rantealo (Ma’kale), S. Rasut, Romon,
Benyamin Roeroek (Awa’), Pither Roeroek (Tangti,
Mengkendek), H. Saba’ (Madandan) M. Sakung
(Tapparan), D. soemoele (Awa’), M. Tempang
(Uluwai), Isak Tondok (Lemo), Karel Tuppang
(Manggau, Ma’kale), Lukas Tuppa (Gandangbatu).
Anak-anak yang dibaptis terlebih dahulu
mendapatkan pendidikan atau pengajaran (sama
dengan katekisasi) dari guru Ndun dan S.
Sipasulta selama setahun. Namun sebelum
memasuki katekisasi di sekolah yang dilaksanakan
sesudah jam sekolah diawali dengan memberi ala
kadarnya mengenai Agama Kristen, kemudian
ditanyakan apakah mereka mau pindah masuk
Kristen? Hal ini dilakukan oleh Pdt. J. Kelling dan
guru-guru Landschapsschool. (SSZ.63-64).

sumber: http://m.facebook.com/groups/113226944767?view=permalink&id=10151547077619768&_rdr

Israel Sebagai Tanda Akhir Zaman PUSAT KONFLIK YANG BERKEPANJANGAN

Sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua pusat perhatian politik dunia telah beralih dari Eropa danAmerika ke Timur Tengah. Sampai hari ini berita-berita konflik yang berdampak global lebih banyak dipusatkan di Timur tengah daripada tempat lain didunia. Wilayah ini telah menjadi pusat konflik yangselalu mampu memberi akibat keseluruh dunia dalam waktu singkat. Sebagaimana telah dinubuatkan Kitab Suci, pada akhirnya konflik regional yang bersifat global tersebut akan menyalakan sumbu untuk memicuPerang Dunia Ketiga.

Rangkaian tulisan ini akan menyoroti keberadaan dan peran Israel serta peliputan yang realistis tentang peristiwa-peristiwa yang menjadi akar permasalahan yang terjadi dewasa ini di Timur Tengah, dan akibatnya yang memberi dampak langsung bagi keamanan dunia. Melalui Kitab Suci Tuhan telah menyatakan hal-hal ini jauh sebelumnya, berupa nubuatan yang disampaikan kepada para nabi-Nya ribuan tahun sebelum peristiwanya sendiri terjadi. Ini juga menjadi bukti keakuratan Kitab Suci, yang selama berabad-abad tetap sanggup untuk menjadi sumber pengetahuan bagi gereja-Nya melalui observasi pemahaman atas setiap kebenaran nubuatan-Nya. Setiap (calon) The Covenant Holder mutlak untuk mengerti kebenaran ini mengingat setiap misi profetik yang kita lakukan selalu berurusan dengan keberadaan Israel umumnya dan Yahudi khususnya, melalui penggenapan Visi Global Elohimatas wilayah Pusat Bumi dan Titik Pusat Bumi. Jugauntuk menuntun dan menentukan bagaimana kita harus bersikap terhadap kemungkinan terjadinya pertikaian yang lebih besar di wilayah Timur Tengah, terutama pada periode terakhir menjelangsaat terjadinya penggenapan atas nubuat Yehezkiel 38 dan 39 (bd. Artikel: Harmageddon).

KETIDAKSTABILAN TIMUR TENGAH

Lahirnya Negara Israel Raya yang berdaulat di tahun 1948 merupakan babak baru dalam peta politik dunia, khususnya di Timur Tengah. Israel kemudian menjadi permasalahan utama selain masalah minyak bumi, keduanya kemudian menjadidua faktor penyebab terpenting atas masuknya berbagai kepentingan dan kekuatan global di Timuedaulatan Israel di Tanah Palestina r Tengah. Minyak bumi yang melimpah di Timur Tengah, yangmenjadi komoditi utama bagi semua negara di dunia, telah berubah menjadi senjata politik internasional bagi banyak kekuatan dan aliansi global. Semua itu semakin menghadirkan ketidakstabilan politik keamanan di Timur Tengah terlebih lagi ketika eksistensi dan peran Israel kemudian menjadi masalah internasional. Turunnyakekuatan-kekuatan politik dan militer internasionalsecara langsung juga menambah kompleksnya permasalahan. Penegakkan kjuga merupakan bagian dari rangkaian strategi Zionisme “Barat” untuk tujuan mengamankan sumber-sumber dan jalur distribusi minyak bumi, sekaligus sebagai”basis” kepentingan Barat di seluruh wilayah Arab. Sampai hari ini, ketika kita berbicara mengenai kestabilan politik di Timur Tengah, maka mau tidak mau kita juga akan berurusan dengan keberadaan penting suatu negara kecil dengan peran besar di wilayah tersebut, Israel.

Sejak lahirnya, Israel terus-menerus ditentang olehnegara-negara disekitarnya (negara-negara Arab dan mereka yang beraliansi dengan mereka karenapersamaan agama). Percobaan pengerahan kekuatan untuk menyerang negara kecil ini telah tak terhitung banyaknya sejak 1948, baik oleh kekuatan-kekuatan militer resmi dari suatu negara atau kelompok negara, sampai serangan-serangan terorisme dari kelompok-kelompok militant Islam yang seakan tidak akan pernah berhenti mengisi hari-hari di Israel. Tekanan demi tekanan internasional bahkan ancaman-ancaman embargo eksport Israel tetap tidak mampu menggoyahkan bangsa ini dari keputusan politiknya yang tidak kompromi terhadap segala bentuk terorisme. Uniknya, sejarah mencatat, bahwa Israel selalu dapat mengatasi setiap permasalahannya, baik politik maupun militer, baik ekonomi, kependudukan ataupun “pendudukan” Israel atas daerah-daerah “penyangga” tertentu seperti Lebanon Selatan dan Dataran Tinggi Golan (bd. Artikel Dataran Tinggi Golan), dengan cara-cara yang mengherankan. Sepak terjang mereka seakanterus-menerus mencengangkan para pengamat politik yang sarat dengan setumpuk prediksi dan pengamatan yang terlambat. Tidak dapat dipungkiri bahwa Israel dewasa ini adalah “kartu as” bagi terciptanya kestabilan politik diseluruh Timur Tengah bahkan dunia. Terbukti bahwa konsensus keamanan Timur Tengah yang dibuat tanpa melibatkan Israel sebagaimana yang dilakukan oleh OKI (Organisasi konprensi Islam) adalah harapan yang tidak mungkin mewujudkan apa-apa. Bahkan konsensus internasional setingkatPerjanjian Oslo I dan II yang melibatkan Israel secara aktif juga tidak mampu memberikgara Arab tunduk dan patuh atas dominasi Israel atas seluruh kestabilan Timur Tengah. Dan karena predikat kartu as ini, Israel kemudian menjadi fokus utama keamanan Timur Tengah bahkan dunia sampai hari ini. Kitab Suci telah menubuatkan hal ini ribuaan jaminan apa-apa. Israel tetap berperan sebagai kunci penentu kestabilan ataupun ketidakstabilan, kalau perlu mereka akan sengaja menciptakan ketidakstabilan internasional untuk tujuan kestabilan territorial. Kekuatan penentu ini membuat seluruh Nen tahun sebelumnya:

Pada waktu itu Tuhan akan mengangkat pula tangan-Nya untuk menebus sisa-sisa umat-Nya yang tertinggal di Asyur dan di Mesir, di Patros, di Etiopia dan di Elam, di Sinear, di Hamat dan di pulau-pulau di laut. Ia akan menaikkan suatu panji-panji bagi bangsa-bangsa, akan mengumpulkan orang-orang Israel yang terbuang,dan akan menghimpunkan orang-orang Yehuda yang terserak dari keempat penjuru bumi. Kecemburuan Efraim akan berlalu, dan yang menyesakkan Yehuda akan lenyap. Efraim tidak akan cemburu lagi kepada Yehuda, dan Yehuda tidak akan menyesakkan Efraim lagi. Tetapi mereka akan terbang ke barat, ke atas lereng gunung Filistin, bersama-sama mereka akan menjarah bani Timur; mereka akan merampas Edom dan Moab, dan orang Amon akan patuh kepada mereka. (Yesaya 11:11-14).

SUMBER AWAL PERTIKAIAN

Seluruh isi dari Kitab Suci kita terfokus pada satu lokasi geografi yang khusus, suatu daerah yang disekitar Laut Mediteranian, yang memiliki bermacam-macam nama, seperti: Tanah Kanaan. Tanah Israel, Tanah Palestina, atau sering juga disebut Tanah Suci. Pada zaman Patriarch (Abraham, Ishak, Yakub), wilayah ini dikenal sebagai tanah orang Kanaan. Yoshua kemudian mengalahkan mereka dan menjadikan wilayah itu sebagai Tanah Israel. Israel berpegang kepada janji Elohim-Nya yang telah memberikan Tanah Kanaan ini menjadi milik pusaka 12 suku Israel sejak zaman Abraham. Raja Daud kemudian membeli wilayah orang Yebus, tempat pengirikan Arauna (lokasi Gunung Moriah) yang kemudian menjadi pusat kota Yerusalem setelah berdirinya Bait Suci Yahudi (dibangun oleh Raja Salomo). Sejak saat itu Yerusalem menjadi bagian yang tak perpisahkan dari keberadaan Israel (Israel tanpa Yerusalem adalah bukan Israel; Yerusalem tanpa Israel adalah bukan Yerusalem). Israel adalah Yerusalem dan Yerusalem adalah Israel (bd. Artikel: Yerusalem Pusat Bumi).

Secara kronologis penguasaan Israel di wilayah itu bermula pada janji Tuhan kepada Abraham (Kejadian 18), kemudian atas perintah Tuhan, Abraham mempersembahkan anaknya, Ishak, di Gunung Moriah, dan seribu tahun kemudian Raja Daud membeli lokasi itu dari orang Yebus (Arauna),selanjutnya Raja Salomo membangun Bait Suci Pertama di lokasi tersebut. Dari catatan Midras (buku suci Yahudi), di lokasi ini juga Tuhan mengambil debu dan tanah untuk dibentuk menjadi manusia Adam. Juga lokasi pendirian mezbah pertama oleh Nuh (sebelum mezbah di Ararat), dan lokasi dimana Yakub melihat langit terbuka dan ada tangga untuk malaikat turun naik.Kita lihat, betapa pentingnya arti Gunung Moriah bagi orang Israel. Dan melalui penjabaran pengetahuan Visi Global Elohim maka kita mengertibahwa bukan kebetulan saja lokasi tersebut terus-menerus dinyatakan dalam penggambaran yang sama di dalam Kitab Suci Perjanjian Lama maupun perjanjian Baru, karena lokasi puncak Gunung Moriah ini adalah Titik Pusat Bumi (bd. MS: Pusat Bumi dan 12 Wilayah Bangsa-bangsa).

Setelah robohnya Bait Suci Pertama oleh Nebukadnezar, orang Yahudi kemudian membangunnya kembali, dan diselesaikan oleh Raja Herodes (Romawi) menjadi Bait Suci Kedua di lokasi yang sama. Tahun70 masehi Bait Suci Kedua ini dirobohkan kembali oleh perintah Jenderal Titus (Romawi) karena pemberontakan orang Yahudi. Dan sejak saat itu tempat tersebut menjadi reruntuhan puing-puing selama kurang lebih 600 tahun. Dalam periode silih bergantinya pendudukan bangsa-bangsa atas Yerusalem lokasi Gunung Moriah kembali mendapatperhatian. Antara tahun 600 s/d 700 Yerusalem berada dibawah pendudukan bangsa Arab, dimanamereka membersihkan reruntuhan Bait Suci dan membangun dua mesjid di Gunung Moriah, Al-Aqsadan Dome Of The Rock (Mesjid Umar). Sejak saat itulah pertikaian dimulai dan berlanjut terus bahkan sampai dengan hari ini. Issu-nya bukan lagi hanya pada keberadaan status Gunung Moriahtetapi telah melebar jauh sampai kepada masalah legalitas eksistensi Israel diatas Tanah Palestina, terutama sejak lahirnya Mandat Inggris tahun 1948yang menyatakan berdirinya Negara berdaulat Israel Raya di Tanah Palestina. Sementara bangsa Yahudi, di pihak lain, menyatakan tuntutan yang sama atas Tanah Kanaan dan Gunung Moriah yang telah “dibeli” oleh leluhur mereka Raja Daud, mereka mempertanyakan legalitas kedua mesjid diatas lokasi reruntuhan Bait Suci mereka.

Pertikaian etnis, ras, dan religi, ini secara langsung menjadi andil terbesar atas penyebab ketidakstabilan seluruh Timur Tengah. Yahudi, Kristen/Katolik, dan Islam telah mengambil bagian masuk ke wilayah politik untuk mempertahankan kepentingan-kepentingan religius mereka di Yerusalem. Disini konflik hebat bermula, dengan melibatkan begitu banyak Negara di dunia dengan segala alasan ikatan dan kepentingannya (untuk sebanyak mungkin mengambil keuntungan), terutama ketika minyak bumi menjadi “barang mewah” karena semakin langkanya sumber-sumber dunia. Kita juga dapat memasukkan kekayaan ratusan jenis kandungan mineral dan uranium di Laut Mati, yang nilainya diperkirakan melebihi nilai kekayaan Amerika Serikat dan Eropa yang dijadikan satu. Harta karun yang telah lama dilirik oleh kekuatan-kekuatan besar di dunia. Tanah Israel benar-benar menggenapi sebutan dirinya sebagai tanah yang melimpah dengan”susu dan madu” dimana bangsa-bangsa akan memperebutkannya, sebagaimana telah dinubuatkan.

YAHUDI DAN ISRAEL

Secara geografis, fakta-fakta yang terdapat di dalam Kitab Suci terpusat pada suatu wilayah Tanah Palestina. Nama Palestina sendiri berarti”negeri orang Filistine”, yang bukan berkonotasikan Negara tetapi lebih kepada wilayahtempat masyarakat Filistine berdiam, mereka juga pendatang di tanah kosong ini. Mereka berasal daribanyak bangsa (bd. Kejadian 10) dan datang bermukim secara tetap di beberapa wilayah di tanah tersebut setelah periode Abraham yang pertama. Orang Samaria juga bermukim di tanah yang sama. Keberadaan orang Israel dimulai pada zaman Abraham, sampai mereka (generasi Yakub) kemudian pergi ke Mesir dan menjadi budak selama 430 tahun. Kemudian dibebaskan oleh Musadan kembali ke tanah tersebut oleh Yoshua. Setelah pemerintahan yang terpecah (Yehuda dan Israel) dibawah anak Raja Salomo, Israel kembali menjadi budak di Babelonia. Raja Nebukadnezar baru membebaskan mereka 70 tahun kemudian. Orang Israel yang kembali ke Tanah Palestina kemudian disebut sebagai “orang Yahudi” tanpa melihat suku mereka. Penyebutan “Yahudi” ini lebih berkonotasikan agama dan tradisi budaya mereka, sedangkan nama “Israel” berkonotasi kepada asal bangsa atau negara mereka. Pengertian ini terus berlanjut sampai hari ini. Di awal Perjanjian Baru, Rasul Paulus dari suku Banyamin menyebut dirinya seorang Yahudi (KIS 21:39). Sejak tahun 1948 penyebutan “orang Israel” lebih diartikan sebagai warga negara, baik berasal dari keturunan Israel maupun dari keturunan Arab dan Druse, juga dari bangsa-bangsa lain yang menjadi warga negara Israel.

Pentingnya kita membedakan Israel dan Yahudi karena nubuatan Kitab Suci berurusan dengan kedua hal spesifik tersebut. Selain itu, kalau kita ke Israel dan bertanya kepada seseorang Israel yang bukan beragama Yahudi: “apakah kamu Yahudi?” , maka ia akan menjawab: “bukan”, walaupun ia seorang keturunan dari salah satu suku Israel. Penyebutan Israel berkaitan dengan negaranya, sedangkan penyebutan Yahudi berkaitan dengan agamanya. Pembedaan ini akan sangat membantu kita untuk mengerti keberadaan mereka, dan bagaimana atau secara apa Tuhan berurusan dengan bangsa ini. Penggenapan nubuat firman Tuhan tentang lahirnya kembali Negara Israel Rayasetelah 2500 tahun diaspora, misalnya, bukan pekerjaan Tuhan secara langsung, tetapi menjadi bagian dari target Zionisme International yang berada dibawah naungan Organisasi Illuminati, suatu bentuk organisasi kepanjangan tangan Iblis yang akan menggenapi target menjelang penutupan akhir zaman, terutama menggenapi nubuat kitab Wahyu 13:7-8 (kita akan membahas ini kemudian). Sedangkan bangkitnya Yahudi di ujung akhir zaman ini merupakan penggenapan nubuat yang secara langsung dikerjakan oleh Tuhan sendiri dalam kerangka menghadirkan kembali Bait-Nya dan ibadahnya (sebagaimana dinyatakan dalam kitab Daniel 9:27 dan 2 Tesalonika 2) untuk penyelesaian dan penutupan selama-lamanya Perjanjian Daging dengan Israel. Selanjutnya Israel dan Yahudi akan berjalan menuju penggenapan kitab Roma 11 & Ibrani 8 dan, 10 dimana mereka akan masuk kedalam Perjanjian Baru (perjanjian roh) sesaat menjelang kedatangan Yeshua Hamasiah kembali.

PERJANJIAN DAGING/PHISIK

Disisi lain, kita juga harus melihat keberadaan Israel di dalam cara pandang yang obyektif seturutdengan nubuatan firman Tuhan mengenai mereka, positif maupun negatif. Bila kita hanya mengikuti kecenderungan untuk melihat mereka dari sisi yang positif secara nubuatan, kita akan kehilanganbanyak pengertian penting yang berkaitan denganIsrael dan status mereka dihadapan Elohim, juga otoritas mereka di bumi ini. Firman Tuhan cukup banyak menggambarkan keberadaan orang Israel di akhir zaman secara negatif, dimana penyesatan-penyesatan terjadi atas mereka, dimana okultisme telah masuk kedalam ibadah-ibadah mereka, juga dimana mereka akan mengambil alih kepemimpinan dunia dalam seluruh jalur kehidupan manusia di bumi ini, melalui lahirnya seorang pemimpin dunia, Antikris.

Salah satu unsur penting untuk mengerti Israel secara obyektif adalah pengetahuan tentang posisimereka sebagai umat yang terikat di dalam ikatan Perjanjian Daging/phisik (Flesh/material Covenant) (bd. MS: Perjanjian Manusia). Pengertian ini akan membawa kita kepada suatu ketentuan utama Tuhan yang hanya berlaku atas orang Yahudi. Prinsip tersebut lahir karena ikatan perjanjian, yaitu bahwa seluruh bumi ini berada dibawah otoritas Yahudi. Orang Yahudi telah menjadi ahli waris Elohim karena statusnya sebagai “anak” Elohim secara daging/phisik. Sehingga apa yang diwariskan Tuhan kepada mereka adalah semua keberadaan phisik (material), baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat, yang ada di bumi ini. Prinsip ini adalah ketentuan hukum Elohim yang secara tegas dinyatakan Tuhan di dalam Kitab Ulangan 32 dimana seluruh bumi dibagi menjadi 12wilayah dan setiap wilayah diberi nama setiap sukuIsrael. Pemberian nama atas suatu wilayah berarti penyerahan otoritas atas wilayah tersebut (bd. MS:12 Wilayah Bangsa-bangsa; Yerusalem Pusat Bumi).

Karena hanya mereka yang terikat perjanjian material dengan Tuhan, maka hanya mereka juga yang berhak atas warisan phisik Elohim. Kita dapat membandingkan keberadaan kita (gereja Tuhan) yang terikat perjanjian spiritual dengan Tuhan (bd.MS: Perjanjian Baru 1&2). Yang mewarisi segala sesuatu yang spiritual di muka bumi ini, Semua otoritas spiritual di bumi telah diwariskan-Nya kepada “anak” Elohim secara roh, yaitu gereja-Nya.Dan bila berbicara mengenai kwalitas, maka perjanjian Tuhan dengan gereja-Nya berada jauh lebih mulia karena didasari oleh janji-janji yang lebih tinggi (bd. Ibrani 8:6) (bd. MS: Hukum Roh). Prinsip yang terlihat (material) adalah sementara dan yang tidak terlihat (spiritual) adalah bersifat kekal (bd. 2Korintus 4:18) dapat lebih memberikan gambaran mengenai kwalitas hubungan perjanjiankita dengan Tuhan.

Fakta bahwa nubuat Kitab Suci adalah ya dan amindapat kita lihat di ujung akhir zaman ini. Bahwa semua penguasaan dunia, apakah itu politik, sosial,teknologi, keuangan/ekonomi, bahkan strategi militer, dan agama-agama dunia, dikuasai dan dikendalikan oleh Yahudi sebagai pemegang otoritas bumi (kita akan membahasnya lebih lanjut). Disini posisi Amerika Serikat dan juga Uni Eropa adalah bagian dari keberadaan Yahudi (melalui peta penyebaran/diaspora Yahudi kita akan mendapatkan gambaran lengkap bahwa USA& Eropa, juga sebagian Russia, adalah “keturunan” dari 10 suku Israel yang “hilang” sejak ribuan tahun). Ini juga merupakan penjelasan mengenai mengapa Rasul Paulus yang diutus hanya di wilayah Asia Kecil padahal ia memegang mandat Tuhan untuk memberitakan Injil Keselamatan atas bangsa-bangsa (the gentiles) (kita juga akan membahasnya kemudian).

Dengan pengetahuan ini kita akan mengerti mengapa Iblis dan setan-setannya (dalam hirarkhi-hirarkhi puncaknya) memakai orang Yahudi (bukanthe gentiles) sebagai alat mereka untuk menguasaidunia. Bahkan Antikris yang akan muncul juga dipastikan sebagai keturunan Yahudi, dan bukan dari bangsa-bangsa lain yang jelas tidak memiliki otoritas phisik atas bumi menurut hukum Elohim (bd. MS: Antikris). (rp)

Sumber: http://www.akhirzaman.info

DEAR BURUH INDONESIA

Salam ,

Saya pernah mengalami status sebagai tenaga kerja outsourching selama 5 tahun di sebuah kantor pusat Bank Pemerintah di jakarta Pusat, dan ini pendapat saya:

Dalam jangka pendek, hidup sebagai tenaga kerja outsourching memang merupakan suatu alternatif solusi dalam hal pengangguran. Walaupun sebagaitenaga outsourching saya diberi kesempatan untuk mengaktualisasikan diri dalam memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa melalui lembaga atau perusahaan dimana saya berada. Saya bangga karena di beri kepercayaan dalam hal- hal yang cukup sensitif dalam hal data perbankandan penghargaan atas suatu opini saya terhadap suatu kasus.

Dalam perjalan waktu, wawasan tumbuh dan berkembang dalam hal menilai sistim organisasi perusahaan , bahwa terkait tenaga kerja outsourching, dalam jangka panjang akan merugikan perusahaan itu sendiri dan karyawan yang bersangkutan. Perusahan memang untung dalam hal finansial karena mampu menekan biaya tenaga kerja, tapi selalu mengalami arus keluar masuk karyawan dengan frekwensi yang cukup tinggi yang akan mengakibatkan terganggunya produktifitas perusahaan. Disisi lain karyawan jugasemakin sadar bahwa sistim outsourching ini memasung, menjebak dan menutup masa depan ideal seseorang. Suasana kerja menjadi tidak nyaman karena sistim ini memperuncing dikotomis antara karyawan tetap dan outsourcing sehingga cepat atau lambat akan menimbulkan gejolak yang jika tidak dikelola dengan benar akan menimbulkan hal yang bersifat contra produktif: demo anarkis, mogok dan sebagainya.

Wahai pemerintah dan DPR, buatlah undang – undang yang benar – benar menghargai tenaga kerja sebagai manusia, dimana manusia itu selalu ingin diperlakukan sama dan di hargai jasanya dankaryanya dengan metode standar dan ideal dalam kerangka negara berdaulat dan mohon diabaikan kesimpulan ini jika negara kita tidak berdaulat.
Sekian dan terima kasih.

Salam hormat,

Www.johntaufan.co.id

KEJAHATAN BUKAN SEMAKIN BANYAK TAPI SEMAKIN KETAHUAN

Secara geografis wilayah dunia sangatlah luas, meliputi daratan, lautan. Selain luas dunia juga dihuni oleh berbagai macam makhluk hidup mulai dari yang terbesar(gajah) sampai yang terkecil(bakteri) dan yang tertinggi(jerapa) juga tumbuh tumbuhan.

Indonesia sebagai bagian dari dunia juga memiliki keaneka ragaman bentuk geografi dan demografi di atas wilayahnya. Jumlah penduduk yang semakin tahun semakin bertambah menuntut para pengelola negeri indonesia untuk selalu tanggap dalam meresponse segala bentuk perkembangan yang terjadi secara cermat agar tidak mengakibatkan hal fatal ketika salah didalam mengidentifikasi persoalan yang muncul.

Semakin dinamisnya perkembangan masyarakat indonesia dalam beraktivitas, menimbulkan dampak sosial yang konstuktif maupun destruktif dan bermuara pada pengelolaan secara politik atau hukum. Seorang anak yang kelaparan mencuri makanan dan dihakimi massa, jika tidak ada aturan hukum dan kesadaran hukum yang baik maka akan menimbulkan gejolak politik dan gejolak hukum yang dasyat bahkan dapat merusak suatu tatanan sosial bahkan peradaban suatu komunitas.

Di era informasi saat ini(sebelumnya era moderen), pengawasan terhadap perilaku masyarakat tidak hanya didominasi oleh penegak hukum, melainkan masyarakat pun dapat terlibat dengan tidak mengandalkan pistol atau senjata melainkan sarana informasi dan telekomunikasi pribadi yang mereka miliki(hp, internet, media sosial dll).

Oleh karenanya, dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dan permasalahannya , maka kejahatan juga semakin meningkat, dang dalam kaitan dengan era informasi saat ini, dapat juga diduga bahwa KEJAHATAN BUKAN SEMAKIN MENINGKAT, TAPI SEMAKIN KETAHUAN…..’O..ou, kamu ketahuan’

terima kasih,
johntaufan agustus2012
http://www.johntaufan.co.nr

ARTI TULISAN TANGAN

Tulisan tangan memiliki kaitan erat dengan kondisi jiwa kita. Bagaimana caramembacanya…?

Seorang ahli ilmu jiwa mengatakan bahwa tulisan adalah gambaran jiwa seseorang. Sehingga bagi orang yang ahli bagaimana situasi kepribadian seseorang bisa terbaca lewat tulisan tangannya. Namun tentunya bukan ditebak begitu saja secara sembarangan, karena untuk yang satu ini perlumenguasai ilmunya.

Bila diantara pembaca Misteri ada yang berminat membaca tulisan tangan dan isi makna yang terkandung di baliknya, silahkan ikuti intisari ilmu membaca rahasia dibalik tulisan tangan atau Graphologi, lewat artikel ini!

Namun sebelumnya perlu Anda catat bahwa yang namanya dunia ramal-meramal, tidak mungkin akan didapatkan kebenaran yang mencapai 100 persen. Demikian pula dalam meramal kepribadian seseorang lewat tulisan tangannya.

Walaupun tafsiran dari tulisan tangan itu tidak mencapai akurasi sampai 100 persen, namun toh sangat berguna sekali, terutama bagi mereka yang bergerak dalam bidang yang berurusan dengan personalia. Misalnya saja, ketika dibuka lowongan kerja baru, biasanya banyak berdatangan surat lamaran kerja yang masuk. Dan seorang manajer di sebuah perusahaan, atau siapapun ingin agar mempunyai bawahan atau teman kerja yang berkepribadian baik, oleh karenanya layak juga setiap surat lamaran kerja diprioritaskan dengan ditulis dengan bentuk tulisan tangan, yang ditulis sendiri oleh si pelamar yang bersangkutan. Lewat tulisannya ini, Anda bisa membaca kepribadian calon pekerja atau bawahan Anda. Menurut Grafologi, sedikitnya ada enam hal yang bisa kita gunakan dalam metode membaca kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya. Uraian secara garis besarnya adalah sebagai berikut:

1. BESAR KECILNYA TULISAN

Dilihat dari sudut pandang besar kecilnya tulisan terdapat empat kriteria penting yaitu: kecil, sedang, besar, dan sangat besar.

Tulisan yang berukuran kecil menunjukkan sifat pendiam, sering menyendiri tapi punya otak yang cemerlang dan pikirannya selalu ilmiah. Orang dengan tulisan seperti ini nalarnya logis.

Tulisan tangan yang ditulis kecil-kecil tapi jelasmudah untuk dibaca menunjukkan penulisnya pandai, juga punya konsentrasi kuat, walau sayang tipe ini kadang suka sekali menonjolkan keilmuannya. Sedangkan jika tulisan tangan kecil dan susah membacanya berarti sang penulis adalah orang bertipe mandiri dalam hidupnya.

Tulisan tangan sedang, mengandung makna bahwa penulisannya adalah orang yang sangat terpaku kepada tradisi kuno, atau hal-hal yang bersifat formil modern. Tipe ini sangat jitu dalam penggunaan logika untuk dasar referensi keputusan-keputusannya.

Jenis tulisan tangan yang besar menunjukkan besarnya ambisi seseorang namun murah hati dan selalu ingin dihargai oleh orang lain, di samping suka melebihkan omong-omongan yang kurang perlu. Sedangkan untuk jenis tulisan tangan yang sangat besar menunjukkanbahwa penulisnya sangat hati-hati dalam segala hal, gemar membuat perhatian bagi sekelilingnya, banyak over aktingnya dalam mencari perhatian, ingin selalu tampil di depan, karena dia gemar berpetualang kemana-mana, mengikuti panggilan jiwanya.

2. GAYA TULISAN

Dalam spesifikasi Gaya Tulisan ini terbagi ke dalam lima sub. Masing-masing, adalah:

– Gaya sambung biasa

Orang yang punya model tulisan begini biasanya senang memberi respon pada setiap masalah, bisa menerima ide dari orang lain, mudah bergaul dan disenangi teman. Baginya berbakat untuk menjadi seorang pemimpin.

– Gaya sambung berbentuk petak

Mengandung arti penulisnya mudah dipengaruhi, selalu menilai enteng setiap persoalan, hingga tindakannya kadang terkesan sembrono, tanpa pemikiran matang.

– Gaya Sambung Berliku

Tulisan yang banyak luka-likunya, mengandungmakna bahwa penulisnya sangat formil, hati-hati dan sering menonjolkan status, namun umumnya sifat mereka pendiam, gemar menyendiri dan biasanya banyak memiliki keahlian atau bakat.

– Gaya Lurus dan Lancip

Tulisan tangan model demikian menunjukkan penulisnya orang agresif, sangat tekun mengerjakan sesuatu, walau kadang enggan berkompromi dengan orang lain. Bila lancipnyapada huruf awal saja maka pertanda dirinya orang yang banyak mengalami konflik psikologis, sehingga kadang bersikap agresif.

– Gaya Campuran

Bentuk tulisan bersambung yang tak karuan menuliskan cepat, dan kadang sukar membacanya hal ini mengandung arti bahwa penulisnya adalah orang yang biasa berpikir cepat, kreatif tapi paling tersinggung kalau dikritik. Bahkan, bila tidak sesuai dengan kehendaknya jangan harap orang bisa mendapatkan bantuannya karena dia paling doyan mengelak dalam memberi pertolongan.

3. KEMIRINGAN TULISAN

Bentuk kemiringan tulisan tangan, apakah itu miring ke kiri atau ke kanan, atau tegak lurus. Mereka yang tulisannya miring ke kiri menunjukkan penulisnya bersikap tertutup (introvet). Segala sesuatu diukur menurut penilainnya sendiri atau menurut ukuran masa lampau. Disamping mempunyai sikap konservatif, orang dengan tipe tulisan ini sangat individualis.

Jenis tulisan miring ke kanan, menandakan orang yang ramah, aktif dan bersikap terbuka (extropet), berani menghadapi tantangan baru.Dalam bekerja kata hatinya merupakan power yang penting, tapi dalam hal yang kurang dikuasai dia lebih banyak untuk menanyakan kepada ahlinya.

Tulisan tangan yang bentuknya tegak, mengandung arti bahwa penulisnya adalah tipeorang yang tak suka banyak diatur. Baginya diaadalah miliknya sendiri, kebebasan menjadi hobinya dalam mengerjakan sesuatu tindakan, namun kontrol diri tidak pernah lepas dalam memilah dan memilih hal yang dianggapnya positif.

4. TEKANAN TULISAN

Bila kita memperhatikan bekas tulisan tangan seseorang akan ditemukan tampak goresan tekanan tulisan seperti tercetak di baliknya. Dengan memperhatikan bekas goresan yang tercetak di balik kertas kita akan dapat mengetahui dan menebak bagaimana kepribadian dan tingkah laku si penulisnya.

Tekanan yang halus berarti pembawaannya tenang, tapi mudah atau tidaknya dibaca itu bukan persoalan. Sedangkan tulisan yang bekas tekanannya tercetak jelas di belakangnya menandakan penulisnya punya sifat kaku dan formal. Karenanya orang ini sulit untuk bisa cepat menyesuaikan diri dalampergaulan, namun dia menganggap bersikap demikian penting baginya agar dihargai orang lain.

5, BENTUK HURUF AWAL

Diantara orang ada yang gemar memainkan bentuk tulisannya, terutama bentuk awal tulisannya. Beberapa ciri dan kecenderungan karakter si penulis adalah sebagai berikut:

– Bentuk Jangkar

Disebut bentuk jangkar karena memang huruf awal tulisnya dalam bentuk jangkar. Tulisan inimemberi tanda bahwa yang memiliki tulisan cenderung bersikap kurang dewasa dan kurang percaya diri dalam menjalani hidup. Diabanyak bersikap pasif.

– Bentuk Busur

Disebut bentuk busur karena memang bentuk awalnya membentuk busur seperti ditarik. Pemilik tulisan ini biasanya cepat puas dengan hasil yuang dicapai, dan hidupnya sangat berpandangan kuat akan nilai-nilai religius.

– Bentuk Memanjang

Huruf awal memanjang yang dituliskan pelan-pelan, menunjukkan bahwa orangnya terlalu berhati-hati dalam merencanakan masa depan.Panjanganya huruf awal menunjukkan kelambatan kerja dan pemborosan waktu.

– Bentuk memanjang dari bawah

Bentuk memanjang dari bawah bila digoreskansecara kilat menunjukkan penulisannya orang yang agresif dan cepat menyelesaikan pekerjaan, disamping gemar melakukan berbagai eksprimen.

6. BENTUK HURUF AKHIR

Bentuk akhir kata yang dituliskan, menunjukkan sikap sosial dan kualitas penulisnya. Tentang huruf akhir ini ada tiga model. Masing-masing, adalah:

– Bila huruf akhir suatu kata ditulis memanjang, mengandung pengertian bahwa orang itu memiliki kemurahan hati, rasa sosialnya besar.

– Bila huruf akhir memanjang ke atas, berarti penulisnya menyukai kemewahan, disamping idealis dan punya semangat yang tinggi.

– Bila huruf akhir menyilang berarti tidak seganmengritik diri sendiri apabila perbuatannya memang salah atau keliru.

Demikianlah sekilas tentang membaca rahasia tulisan tangan menurut Grafologi. Mudah-mudahan urian singkat ini bermanfaat.

Sumber: http://mystys.wordpress.com/2008/03/13/menyelami-jiwa-lewat-tulisan-tangan/